Legenda Danau Toba dan Pulau Samosir

Legenda Danau Toba

Mama mungkin sudah tak asing lagi dengan destinasi wisata Danau Toba yang terletak di Sumatera Utara, bukan? Ukurannya yang sangat besar membuat Danau Toba menjadi danau terbesar di Indonesia dan danau vulkanik terbesar di dunia. Selain dikenal dengan ukuran dan keindahannya, Danau Toba juga populer dengan legendanya. Legenda Danau Toba tak lepas dari pulau yang … Read more

Legenda Batu Gantung

Batu Gantung adalah sebuah objek wisata yang berupa batu besar yang berbentuk seperti seorang gadis yang bergantung di tepi Danau Toba. Batu ini terletak di Parapat, Sumatera Utara, dekat dengan Pulau Samosir. Batu ini memiliki kisah yang diyakini oleh masyarakat setempat sebagai sebuah legenda.   Legenda Batu Gantung bercerita tentang seorang gadis cantik bernama Seruni yang tidak … Read more

Suku Batak: Kebudayaan dan Warisan yang Kaya

Suku Batak

Suku Batak adalah rumpun etnis yang mendiami sebagian besar wilayah Sumatera Utara, Indonesia. Terdiri dari beberapa sub-suku yang memiliki keunikan dan kekayaan budaya masing-masing. Sub-suku yang terkenal antara lain Batak Toba, Batak Karo, Batak Mandailing, Batak Pakpak-Dairi, Batak Simalungun, dan Batak Angkola. Sejarah Nenek moyang Suku Batak diyakini berasal dari Proto Melayu atau Melayu Tua … Read more

Ruma Gorga, Rumah Adat Batak yang Sarat Makna

Suku Batak menjadi salah satu bukti kekayaan budaya Indonesia.

Berdasarkan Sensus Penduduk BPS tahun 2010, Suku Batak menjadi suku dengan populasi terbesar ketiga di Indonesia.

Seperti halnya suku-suku lain, Suku Batak memiliki adat istiadat dan kebudayaan yang beraneka ragam.

Salah satunya bisa dilihat pada rumah adat Batak. Melansir laman Perpustakaan.id, Rumah Adat Batak terbagi menjadi tiga, yaitu Batak Toba, Batak Simalungun, dan Batak Karo.

Ketiganya memiliki spesifikasi yang berbeda-beda. Salah satu rumah adat Batak yang terkenal adalah Ruma Gorga.

Rumah ini termasuk dalam kategori Rumah Adat Batak Toba.

Disebut Ruma Gorga karena rumah ini memiliki ukiran Gorga Batak, yaitu pahatan tradisional yang terdapat apda dinding rumah bagian luar.

Ruma Gorga termasuk yang memiliki gorga paling lengkap.

Rumah adat Batak yang satu ini juga dikenal dengan Ruma Gorga Sarimunggu.

Selain itu, masyarakat juga menyebutnya sebagai Jabu Batara Guru.

Makna Ukiran Gorga

Penataan kawasan di Kawasan Strategis Prioritas Nasional (KSPN) Danau Toba.

Penataan kawasan di Kawasan Strategis Prioritas Nasional (KSPN) Danau Toba.(Dok. Kementerian PUPR.)

Karolina Sianipar (2015) dalam jurnal Makna Seni Ukiran Gorga Pada Rumah Adat Batak menjelaskan secara rinci makna dari ukiran gorga pada Ruma Gorga Batak.

Disebutkan, ukiran Gorga memiliki ciri khas pada bentuk lekukan ukirannya.

Selain memiliki nilai-nilai simbolis, ukiran Gorga juga memiliki nilai-nilai magis yang diyakini masyarakat Batak.

Selain itu, pemasangan ukiran Gorga untuk rumah adat juga tidak bisa dilakukan sembarangan.

Masyarakat Batak harus bermusyawarah untuk menentukan janis ukiran Gorga yang pantas untuk dipasang.

Gorga memiliki beberapa jenis, yaitu gorga sompi, gorga ipon-ipon, dan gorga desa na ualu (mata angin), gorga simataniari (matahari), gorga simarogung-ogung, gorga singa-singa, gorga jenggar dan jorngom, dan gorga boras pati.

Selain itu juga ada gorga gaja dompak, gorga dalihan na toru, gorga simeol-meol, gorga sitagang, gorga sijonggi, gorga silintong, dan sebagainya.

Masing-masing gorga tersebut memiliki makna dan filosofi yang berbeda-beda. Berikut akan dijelaskan beberapa makna dari ukiran pada Ruma Gorga:

1. Gorga Sompi

Sompi berasal dari kata Tompi.

Kata ini berarti alat yang digunakan untuk mengikat leher kerbau.

Alat ini biasanya ada pada gagang bajak sewaktu membajak sawah.

Gorga Sompi memalbangkan ikatan kebudayaan, salah satunya budaya masyarakat Batak yang selalu gotong royong, dan membantu kelompok yang lemah.

2. Gorga Ipon-ipon

Berikutnya adalah Gorga Ipon-ipon.

Gorga ini disebut juga dengan hiasa tepi, yang berfungsi memperkuat keindahan.

Salah satu bentuk Gorga Ipon-ipon ini berupa empun, yang sering disebut sebagai Ombu Marhehe.

Bentuk ini dimaknai sebagai kemajuan oleh masyarakat Batak.

3. Gorga Desa na Ualu

Gorga yang satu ini disebut juga dengan mata angin.

Ukiran gorga ini biasanya dipasang di sisi kanan dan kiri Ruma Gorga atau Rumah Adat Batak.

Gorga Desa na Ualu disimbolkan sebagai perbintangan yang berfungsi sebagai dasar bagi manusia untuk melakukan perhitungan dalam menentukan hal-hal baik dalam kehidupan.

4. Gorga Simata ni ari

Penataan kawasan di Kawasan Strategis Prioritas Nasional (KSPN) Danau Toba.

Penataan kawasan di Kawasan Strategis Prioritas Nasional (KSPN) Danau Toba.(Dok. Kementerian PUPR.)

Gorga Simata ni ari disebut juga dengan matahari. Umumnya ukiran ini dipasang di sebelah sudut dorpi rumah adat.

Gorga ini disimbolkan sebagai matahari, yaitu sumber kekuatan hidup manusia.

5. Gorga Simarogung-ogung

Gorga yang satu ini terinspirasi dari alat musik gong.

Ukiran gorga ini umumnya terdapat di hampir semua sudut Ruma Gorga.

Sama seperti alat musik gong, gorga ini menjadi simbol kebahagiaan dan kegembiraan.

Selain itu, ukiran ini juga melambangkan kejayaan dan kemakmuran. Ruma Gorga sebagai salah satu Rumah Adat Batak dapat ditemui di Huta Raja, Desa Lumban Suhi-Suhi Toruan, Kecamatan Pangaruruan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Sumber Kompas.com 

 

​Menyingkap Tabir “Piramid Toba”: Jejak Peradaban Megalitik di Jantung Lembah Bakkara

​TOBAHUB.COM – Danau Toba tidak pernah berhenti menawarkan kejutan. Selain keindahan alamnya yang magis dan sejarah letusan supervulkano yang mengubah dunia, belakangan ini publik dihebohkan dengan sebuah penemuan yang memancing rasa penasaran: Piramid Toba. ​Benarkah ada struktur kuno setinggi 120 meter yang tersembunyi di balik rimbunnya perbukitan Toba? Ataukah ini sekadar fenomena geologi yang disalahartikan? … Read more

Suku Batak: Sejarah, Budaya, dan Kepercayaan

Sejarah Suku Batak Suku Batak merupakan suku yang tinggal di sekitar Danau Toba, Sumatera Utara. Suku ini tersebar hampir di seluruh wilayah provinsi Sumatera Utara. Menurut buku Suku-suku Bangsa di Sumatera karya Giyanto, nenek moyang Suku Batak berasal dari kelompok Proto Melayu atau Melayu Tua yang bermigrasi ke Nusantara melalui Pulau Sumatera. Mereka menetap di … Read more

7 Museum di Sekitar Danau Toba, Wisata Sejarah di Destinasi Super Prioritas

Danau Toba di Sumatera Utara menjadi salah satu destinasi super prioritas yang memiliki banyak pilihan objek wisata menarik untuk dieksplorasi. Pesona danau terbesar di Indonesia seluas lebih dari 1.145 kilometer persegi ini memang hampir tidak ada habisnya. Selain bisa menikmati keindahan alam dari danau kaldera terbesar di dunia, wisatawan juga bisa mengunjungi destinasi wisata sejarah … Read more

INILAH Penampakan Tonjolan di Perbukitan Desa Marbun Toruan yang Disebut-sebut Pyramid Toba

Sebuah tonjolan pada perbukitan yang berada Desa Marbun Toruan, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan terlihat jelas dari jalan umum masyarakat. Perjalanan dari Balige menuju desa tersebut menghabiskan waktu sekitar 2,5 jam. Masyarakat desa sekitar mayoritas bermarga Banjarnahor. Sekilas, masyarakat memiliki mata pencaharian sebagai petani; bawang dan padi. Suasana saat berada di areal terdekat dan di … Read more

Aturan Pemberian Ulos

Ulos

Adat Batak mengenal aturan pemberian ulos yang cukup ketat dan beragam. Beberapa aturan tersebut diantaranya adalah: Ulos harus diberikan pada saat acara-acara adat seperti pernikahan, upacara adat, atau saat ada tamu yang datang ke rumah. Ulos harus diberikan pada saat upacara adat, seperti saat seseorang menjadi guru adat atau saat seseorang menjadi pemimpin suku. Ulos … Read more

7 Koleksi di Rumah Adat Batak Toba TMII, Ada Tongkat Tunggal Panaluan

rumah adat batak

Wisatawan yang ingin melihat seperti apa bentuk rumah adat suku Batak bisa berkunjung ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, tepatnya di Anjungan Sumatera Utara (Sumut). Anjungan ini memiliki lima rumah adat yaitu Batak Toba, Pakpak Dairi, Nias, Karo, dan Simalungun. Kompas.com berkesempatan mengunjungi rumah adat Batak Toba, Senin (13/9/2021). Di dalam rumah adat … Read more

Aksara Batak

Aksara Batak

Kata aksara berasal dari bahasa Sansekerta dan berarti huruf. Bahasa Batak tidak mengenal istilah “aksara”. Yang dipakai ialah istilah surat. Dalam bahasa Batak “surat” tidak berarti ‘surat’ dalam bahasa Indonesia melainkan istilah surat dalam bahasa Batak berarti ‘aksara’ atau ‘huruf’. Istilah yang sama (surat atau sulat) juga digunakan dalam bahasa Kerinci, Lampung, Rejang, dan malahan dalam bahasa Tagbanua, Tagalog, dan … Read more

Makna dan Fungsi Ulos

ulos

Ulos adalah pakaian tradisional yang ditenun dengan berbagai pola dan motif yang menarik. Untuk menenun ulos diperlukan konsentrasi yang baik terhadap sejumlah besar benang sehingga menjadi sepotong kain utuh yang dapat digunakan untuk melindungi tubuh. Masyarakat Batak Toba mempercayai bahwa aktifitas menenun ulos merupakan suatu tindakan yang diresapi oleh suatu kualitas religius dan magis, oleh … Read more

Beranda Jelajah Kategori Akun