4 Destinasi Wisata Religi Islam di Sumatera Utara, Ada Masjid Berusia 149 Tahun

27 Jul 2026 2 min read No comments Wisata
Featured image

Sumatera Utara tidak hanya populer dengan keindahan alam Danau Toba atau ekowisata Bukit Lawang. Provinsi ini juga menyimpan kekayaan sejarah peradaban Islam yang luar biasa, yang tercermin dari kemegahan bangunan tempat ibadahnya.

Bagi wisatawan yang mengagumi wisata sejarah, religi, dan estetika arsitektur Nusantara, Sumatera Utara memiliki sejumlah masjid ikonik yang sarat akan nilai histori dan akulturasi budaya. Berikut adalah 4 destinasi wisata religi Islam yang wajib dikunjungi:

1. Masjid Raya Al-Mashun (Masjid Raya Medan)

Berdiri kokoh di jantung Kota Medan, Masjid Raya Al-Mashun merupakan salah satu mahakarya arsitektur Islam paling megah di Indonesia. Dibangun pada tahun 1906 hingga 1909 atas perintah Sultan Ma’mun Al Rasyid Perkasa Alamsyah, masjid ini awalnya menyatu dengan kompleks Istana Maimun.

Masjid berdesain segi delapan ini dirancang oleh arsitek Belanda, Van Erp, sebelum prosesnya dilanjutkan oleh JA Tingdeman. Yang membuat Masjid Al-Mashun istimewa adalah perpaduan gaya arsitektur Timur Tengah, India, dan Spanyol (Moor). Pembangunannya kala itu menelan biaya fantastis mencapai 1 juta gulden, demi mewujudkan visi Sultan untuk memiliki masjid kerajaan yang tiada tandingannya.

2. Masjid Azizi (Langkat)

Bergeser ke Kabupaten Langkat, terdapat Masjid Azizi yang menjadi simbol kejayaan Kesultanan Langkat. Rumah ibadah ini dibangun oleh Sultan Abdul Aziz pada tahun 1902 di atas lahan seluas 24.000 meter persegi.

Dirancang oleh arsitek asal Jerman, Masjid Azizi menampilkan pengaruh kuat dari gaya arsitektur Mughal (India) dan Persia, lengkap dengan kubah-kubah besar serta ornamen mozaik yang indah. Selain menjadi tempat beribadah, area kompleks masjid ini ramai dikunjungi peziarah karena terdapat makam pahlawan nasional sekaligus pujangga legendaris Indonesia, Tengku Amir Hamzah.

3. Masjid Lama Gang Bengkok (Medan)

Masjid Lama Gang Bengkok merupakan destinasi wisata religi yang sarat akan nilai toleransi dan akulturasi budaya. Didirikan sekitar tahun 1874 hingga 1885, masjid ini merupakan masjid tertua kedua di Kota Medan dan telah berusia sekitar 152 tahun. Nama uniknya diambil dari kondisi geografis masa lalu, di mana terdapat sebuah gang sempit yang menikung tepat di depan bangunan masjid.

Nilai sejarah tempat ini sangat memukau karena dibangun di atas tanah wakaf milik tokoh Melayu ternama, Datuk Kesawan (Muhammad Ali), namun seluruh biaya pembangunannya ditanggung oleh saudagar non-Muslim keturunan Tionghoa legendaris, Tjong A Fie. Tak heran jika gaya bangunannya sangat unik, didominasi warna kuning khas Melayu dan hijau, dengan sentuhan struktur atap serta ornamen khas klenteng Tionghoa. Setelah rampung, masjid ini diserahkan kepada Sultan Deli.

4. Masjid Agung Serdang Bedagai (Sergai)

Jika ketiga masjid sebelumnya bernilai historis ratusan tahun, Masjid Agung Sergai merupakan ikon wisata religi modern di Sumatera Utara. Diresmikan pada 7 Januari 2021 bertepatan dengan hari ulang tahun Kabupaten Serdang Bedagai ke-17, masjid megah berlantai tiga ini dibangun sebagai pusat syiar Islam sekaligus simbol kereligiusan daerah tersebut.

Selain bangunan luarnya yang indah dan luas, daya tarik unik masjid ini terletak pada desain kotak infaknya yang dibuat menyerupai replika kuburan. Konsep unik ini sengaja diterapkan pihak pengelola sebagai pengingat kematian (memento mori) agar setiap jemaah yang datang terdorong untuk memperbanyak amal ibadah dan sedekah.

Author: Admin Tobahub

Leave a Reply

Beranda Jelajah Kategori Akun
Home
Search
Mata Bumi
Direktori
Account