Danau Toba bukan sekadar destinasi wisata biasa. Kawasan ini telah resmi menyandang status sebagai UNESCO Global Geopark (UGG). Pengakuan internasional ini disahkan pada Sidang ke-209 Dewan Eksekutif UNESCO di Paris pada tahun 2020, menyusul penilaian mendalam di Lombok pada 2019.
Keberhasilan Kaldera Toba ini menambah daftar panjang warisan geologi Indonesia yang diakui dunia, menyusul empat situs pendahulunya: Geopark Batur, Cileteuh, Gunung Sewu, dan Rinjani.
Untuk mengenal lebih dekat pesona dan signifikansi kawasan ini, berikut adalah 8 fakta menarik tentang Danau Toba:
Deretan Fakta Unik Kaldera Toba
1. Lahir dari Erupsi Supervulkanik Danau ini sejatinya adalah kaldera raksasa yang terbentuk dari tiga fase letusan Gunung Toba. Erupsi pertama terjadi sekitar 800.000 tahun lalu, disusul erupsi kedua 500.000 tahun lalu. Puncaknya adalah erupsi ketiga pada 74.000 tahun lalu, yang tercatat sebagai letusan gunung berapi terbesar di bumi dalam kurun waktu 28 juta tahun terakhir.
2. Pemegang Rekor Terluas Berada di ketinggian 905 meter di atas permukaan laut (mdpl), danau ini memiliki dimensi yang luar biasa: panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer. Ukuran ini menjadikan Danau Toba sebagai danau terluas di Indonesia sekaligus danau kaldera terbesar di dunia.
3. Bukan yang Terdalam di Indonesia Meski kedalamannya mencapai 508 meter, Danau Toba tidak memegang rekor sebagai danau terdalam di Indonesia. Predikat tersebut dimiliki oleh Danau Matano di Luwu Timur, Sulawesi Selatan, yang juga merupakan danau terdalam di tingkat Asia Tenggara.
4. Keajaiban “Danau di Dalam Danau” Dahsyatnya letusan memicu desakan magma yang mengangkat dasar kaldera ke permukaan, menciptakan Pulau Samosir. Keunikan bertambah karena di atas daratan Pulau Samosir terdapat perairan seluas 5 hektare yang dikenal sebagai Danau Sidihoni.
5. Dihiasi Air Terjun Eksotis Tepian Danau Toba menyajikan panorama menakjubkan, salah satunya Air Terjun Situmurun. Memiliki ketinggian 70 meter dengan tujuh tingkatan, air terjun ini sangat unik karena aliran airnya jatuh langsung ke perairan danau.
6. Benteng Pelestarian Budaya Lokal Kawasan Samosir adalah rumah bagi komunitas adat Tomok dan Simanindo. Jejak peradaban dan kekayaan tradisi setempat dijaga dengan baik di Museum Batak Tomok dan Museum Huta Bolon yang berlokasi di Kabupaten Samosir.
7. Berstatus Destinasi Super Prioritas (DSP) Kemenparekraf menjadikan Danau Toba sebagai satu dari lima Destinasi Super Prioritas Indonesia. Wilayahnya yang sangat masif membentang melintasi 7 kabupaten: Simalungun, Toba (dahulu Toba Samosir), Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Dairi, Karo, dan Samosir.
8. Dibalut Legenda Rakyat yang Populer Bagi masyarakat lokal, Danau Toba tak lepas dari mitos pemuda bernama Toba yang menikahi putri jelmaan ikan mas. Bencana banjir besar diyakini turun sebagai kutukan karena Toba melanggar janji dengan mengumpat anaknya, Samosir, sebagai “anak ikan”.



Leave a Reply