5 Ikon Sejarah Kota Medan yang Wajib Dikunjungi Saat Liburan

15 Jul 2026 2 min read No comments Wisata
Featured image

Melancong ke Kota Medan belum lengkap rasanya jika belum melihat langsung bangunan-bangunan ikonik yang menjadi saksi bisu perjalanan sejarah ibu kota Sumatera Utara ini. Selain memiliki arsitektur yang megah dan estetis untuk berfoto, deretan tempat ini menyimpan cerita mendalam mulai dari masa kejayaan kesultanan hingga era kolonial Belanda.

Berikut adalah lima ikon wisata sejarah di Kota Medan yang masih berdiri kokoh hingga saat ini:

1. Istana Maimun

Istana Maimun merupakan ikon paling terkenal di Kota Medan. Istana peninggalan Kesultanan Deli ini dibangun pada tahun 1888 atas perintah Sultan Ma’mun Al Rasyid Perkasa Alamsyah. Keunikan istana ini terletak pada arsitekturnya yang memadukan corak Melayu, Islam, Spanyol, India, Belanda, dan Italia. Kini, bangunan megah ini telah ditetapkan sebagai salah satu cagar budaya nasional.

  • Alamat: Jl. Brigjend Katamso No.66, Aur, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan.

2. Menara Air Tirtanadi

Bergeser tak jauh dari kawasan Istana Maimun, Anda akan menemukan Menara Air Tirtanadi yang menjulang tinggi. Dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1908, menara setinggi 42 meter dengan bobot 330 ton ini dahulunya berfungsi sebagai pusat penampungan air bersih bagi warga Medan. Keberadaan menara ini menjadi tonggak sejarah modernisasi sistem air ledeng di kota ini dan sekarang dikelola oleh PDAM Tirtanadi.

  • Alamat: Pasar Baru, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan.

3. Tugu Bundaran SIB

Bundaran Sinar Indonesia Baru (SIB) merupakan salah satu titik persimpangan paling familier bagi warga Medan. Dahulu, kawasan ini dikenal dengan nama Bundaran Majestik. Tepat di bagian tengah bundaran, terdapat sebuah tugu jam raksasa dengan angka Romawi ikonik. Selain menjadi penanda kota, Bundaran SIB hingga kini sering menjadi titik kumpul utama bagi berbagai aksi massa maupun kegiatan komunitas.

  • Alamat: Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan.

4. Kantor Pos Medan

Berlokasi tepat di jantung kota atau kawasan Kesawan, Kantor Pos Medan merupakan bangunan peninggalan Belanda yang dirancang oleh arsitek Ir. S. Snuyf. Mulai dibangun pada tahun 1909 dan rampung pada 1911, gedung ini mengusung arsitektur kolonial yang sangat kental. Keaslian bangunan yang tetap terjaga baik membuat tempat ini selalu ramai dikunjungi wisatawan yang ingin berswafoto dengan latar atmosfer ala Eropa klasik.

  • Alamat: Jl. Bukit Barisan No.5, Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan. (Catatan: Secara administratif masuk wilayah Medan Barat).

5. Titi Gantung

Titi Gantung adalah jembatan penyeberangan legendaris di Medan yang dibangun pada abad ke-18 dengan gaya arsitektur klasik Victoria. Jembatan yang membentang di atas jalur rel kereta api ini berfungsi menghubungkan kawasan Jalan Jawa dengan Jalan Bukit Barisan. Sejak tahun 2013, Titi Gantung telah resmi disahkan sebagai cagar budaya. Dari atas jembatan ini, pengunjung bisa menikmati pemandangan lalu lalang kereta serta deretan gedung tinggi di sekitar Stasiun Medan.

  • Alamat: Jl. Kereta Api, Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan.

Author: Admin Tobahub

Leave a Reply

Beranda Jelajah Kategori Akun
Home
Search
Mata Bumi
Direktori
Account